
Sangat mengejutkan, bahkan terasa mustahil, ketika pihak kepolisian menetapkan Ketua KPK Antasari Azhar sebagai tersangka karena diduga terlibat sebagai intellectual dader(aktor intelektual) dalam kasus penembakan Direktur Utama PT.Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.
Bayangkan, seorang jaksa senior yang kenyang malang melintang di dunia penegakan hukum, terseret kasus hukum yang sangat memprihatinkan bagi dunia penegakan hukum di tanah air. Sosok ketua KPK yang mustinya jadi panutan dalam penegakan hukum, tapi justru terperosok pada kasus hukum yang menyedihkan.
Lantas, mungkinkah AA khilaf atau ada konspirasi di balik kasus ini? Pengungkapkan kasus yang disampaikan aparat kepolisian secara runtut telah diekspose oleh media massa secara gamblang dan terbuka. Fakta-fakta hukum yang muncul, tentunya perlu kita simak dan cermati secara obyektif, karana proses hukum ini masih terus bergulir cukup panjang.
Tewasnya Nasrudin Zulkarnaen melalui pembunuh bayaran, menyisakan pertanyaan betapa mudahnya pelaku membuka tabir siapa pemberi order membunuh ini dan siapa saja yang terlibat atau dilibatkan dalam kasus ini.Seorang pembunuh bayaran profesional, biasanya telah siap mengambil resiko terburuk apapun untuk mengamankan posisi si pemberi order.
Pertanyaan lain yang muncul, soal AA mengancam Nasrudin lewat SMS. Mungkinkan seorang penegak hukum sesenior AA yang paham betul sebuah proses hukum, melakukan pengancaman lewat SMS. Belum lagi dari pengungkapan kasus ini, ada aparat kepolisian WW yang juga diduga terlibat. Bahkan kasus pembunuhan ini, berlatarbelakang cinta segitiga yang melibatkan seorang caddy golf Rani Juliani.
Tapi bukan pula hal yang mustahil, jika ada konspirasi dengan skenario yang cermat dan matang, untuk menghadirkan fakta-fakta hukum yang relevan, sehingga menyeret AA pada posisi tersangka, terdakwa dan akhirnya terhukum. Atau bisa juga, di balik kasus ini semua, merupakan titik awal mengungkap kasus yang lebih besar lagi.
Pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK selama ini, tanpa pandang bulu dalam mengungkap kasus-kasus besar, jelas telah menghadirkan lawan-lawan yang akan membalas dengan beragam cara dan upaya. Karena semua serba mungkin terjadi di negeri ini.
Kita berharap KPK harus terus bangkit dan berbuat untuk menyelamatkan negeri ini, karena jutaan rakyat Indonesia tetap menaruh harapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar